Lewati ke konten utama

Pilih Sikapmu

Prinsip 12 dari Enchiridion

Epictetus mengajarkan bahwa ketenangan batin menuntut kita bersedia menerima kerugian kecil tanpa kehilangan kendali diri.

Teks Asli

If you want to improve, reject such reasonings as these: "If I neglect my affairs, I'll have no income; if I don't correct my servant, he will be bad." For it is better to die with hunger, exempt from grief and fear, than to live in affluence with perturbation; and it is better your servant should be bad, than you unhappy.

Begin therefore from little things. Is a little oil spilt? A little wine stolen? Say to yourself, "This is the price paid for equanimity, for tranquillity, and nothing is to be had for nothing." When you call your servant, it is possible that he may not come; or, if he does, he may not do what you want. But he is by no means of such importance that it should be in his power to give you any disturbance.

Epictetus (Enchiridion)

Penafsiran Modern

Epictetus menegaskan bahwa ketenangan batin memiliki harga. Kita tidak bisa menginginkan batin tenang sambil menuntut semua hal kecil berjalan sesuai kemauan.

Kerugian kecil, keterlambatan, atau ketidaksempurnaan bukan alasan untuk kehilangan kendali diri. Jika ketenangan bergantung pada semua hal luar, maka siapa pun bisa menguasai suasana hatimu.

Latihan dalam Stoisisme dimulai dari hal sederhana: memilih untuk tidak meledak pada gangguan kecil.

Contoh Praktik

Pesanan makanan datang terlambat dan tidak lengkap. Impuls pertamanya mungkin ingin marah besar. Respons Stoik: "Ini harga kecil untuk menjaga ketenangan. Masalah tetap bisa diselesaikan tanpa kehilangan kendali diri."

Kamu minta penggantian dengan jelas dan lanjutkan hari. Gangguan tetap ada, tetapi batin tetap utuh.

Pertanyaan Refleksi

Gangguan kecil apa yang bisa kamu mulai perlakukan sebagai "harga ketenangan" alih-alih alasan untuk terganggu?