Lewati ke konten utama

Jadikan Hinaan sebagai Latihan

Prinsip 43 dari Enchiridion

Epictetus mengajarkan bahwa setiap peristiwa sulit memiliki lebih dari satu cara pandang, dan kebijaksanaan terletak pada memilih sudut pandang yang memungkinkan tindakan yang benar.

Teks Asli

Everything has two handles, the one by which it may be carried, the other by which it cannot. If your brother acts unjustly, don't lay hold on the action by the handle of his injustice, for by that it cannot be carried; but by the opposite, that he is your brother, that he was brought up with you; and thus you will lay hold on it, as it is to be carried.

Epictetus (Enchiridion)

Penafsiran Modern

Epictetus menjelaskan bahwa setiap masalah memiliki "dua pegangan": satu yang membuatnya terasa semakin berat, dan satu lagi yang membuatnya lebih mungkin untuk ditangani.

Jika kita hanya memegang sisi yang paling memicu emosi, kita akan lebih mudah terseret ke dalam kemarahan. Dalam Stoisisme, kita diajak memilih sudut pandang yang menjaga rasio dan membuka kemungkinan untuk bertindak dengan tepat.

Ini bukan berarti menutup mata terhadap kesalahan, melainkan memilih cara memandang situasi agar kita tetap bisa bertindak dengan bijak.

Contoh Praktik

Saudaramu bersikap tidak adil saat konflik keluarga. Jika kamu hanya memegang sisi "ketidakadilannya", pertengkaran kemungkinan besar akan semakin membesar.

Namun jika kamu juga memegang sisi "ikatan sebagai saudara", kamu tetap bisa bersikap tegas tanpa menghancurkan peluang untuk memperbaiki hubungan.

Pertanyaan Refleksi

Dalam konflik yang sedang kamu hadapi saat ini, "pegangan" mana yang bisa kamu pilih agar tindakan yang benar menjadi lebih mungkin dilakukan?