Lewati ke konten utama

Siapkan prinsipmu

Prinsip 52 dari Enchiridion

Siapkan satu untuk momen ketika pikiran sulit diajak jernih. Prinsip singkat yang dilatih sebelumnya lebih mudah diingat saat tekanan datang.

Teks Asli

Upon all occasions we ought to have these maxims ready at hand:

"Conduct me, Jove, and you, O Destiny, Wherever your decrees have fixed my station." Cleanthes

"I follow cheerfully; and, did I not, Wicked and wretched, I must follow still Whoever yields properly to Fate, is deemed Wise among men, and knows the laws of heaven." Euripides, Frag. 965

And this third:

"O Crito, if it thus pleases the gods, thus let it be. Anytus and Melitus may kill me indeed, but hurt me they cannot." Plato's Crito and Apology

Epictetus (Enchiridion)

Penafsiran Modern

Contohnya bisa muncul dalam keadaan sehari-hari. Epictetus menutup Enchiridion dengan beberapa kalimat singkat yang bisa diingat saat keadaan sulit. Dalam momen tegang, kita jarang tiba-tiba menemukan jawaban yang bijak. Kita biasanya kembali pada prinsip yang sudah sering dilatih.

Maksim-maksim ini melatih penerimaan, kesiapan, dan keteguhan moral: keadaan luar boleh saja menekan, tetapi karakter tidak dapat dirusak tanpa persetujuan kita sendiri.

Karena itu, mengingat kalimat-kalimat ini bukan untuk terlihat pintar. Tujuannya agar pikiran yang sudah disiapkan lebih mudah berubah menjadi tindakan saat tekanan datang.

Contoh Praktik

Contohnya bisa muncul dalam keadaan sehari-hari. Sebelum menghadapi percakapan yang sulit, kamu mengulang kalimat: "Aku tidak mengendalikan hasil, tetapi aku mengendalikan sikapku."

Saat ketegangan meningkat, kalimat itu menolongmu tetap tenang, mendengar dengan lebih baik, dan merespons dengan hormat.

Pertanyaan Refleksi

Kalimat singkat apa yang ingin kamu ingat saat pikiranmu mulai kacau? Kapan kamu bisa mulai melatihnya?