Lewati ke konten utama

Siapkan Diri untuk Tantangan

Prinsip 30 dari Enchiridion

Epictetus mengajarkan bahwa setiap relasi membawa kewajiban, dan tugas kita adalah menjalankan peran dengan integritas.

Teks Asli

Duties are universally measured by relations. Is anyone a father? If so, it is implied that the children should take care of him, submit to him in everything, patiently listen to his reproaches, his correction. But he is a bad father. Are you naturally entitled, then, to a good father? No, only to a father. Is a brother unjust? Well, keep your own situation towards him. Consider not what he does, but what you are to do to keep your own faculty of choice in a state conformable to nature. For another will not hurt you unless you please. You will then be hurt when you think you are hurt. In this manner, therefore, you will find, from the idea of a neighbor, a citizen, a general, the corresponding duties if you accustom yourself to contemplate the several relations.

Epictetus (Enchiridion)

Penafsiran Modern

Menurut Epictetus, setiap peran membawa kewajiban: sebagai anak, saudara, teman, atau warga. Dalam Stoisisme, fokusnya bukan mengatur orang lain, melainkan menjaga agar tindakan kita sendiri tetap selaras dengan peran dan nilai yang kita pegang.

Kegagalan orang lain bukanlah alasan untuk meninggalkan standar kita sendiri.

Pertanyaan dalam Stoisisme adalah: "Apa tugasku dalam relasi ini?" bukan "Siapa yang lebih dulu salah?"

Contoh Praktik

Anggota keluarga berbicara kasar saat konflik. Impulsnya membalas setimpal.

Pendekatan dalam Stoisisme: apa peranku dalam relasi ini? Kamu tetap bisa bersikap tegas tanpa menghina, serta menetapkan batas tanpa kehilangan martabat.

Pertanyaan Refleksi

Dalam relasi sulitmu, kewajiban apa yang tetap menjadi bagianmu, terlepas dari bagaimana perilaku pihak lain?