Lewati ke konten utama

Tetap teguh saat diejek

Prinsip 22 dari Enchiridion

Biarkan sikap yang konsisten menjawab ejekan tanpa banyak ceramah. Kebiasaan baik tidak perlu bergantung pada persetujuan semua orang.

Teks Asli

If you have an earnest desire of attaining to philosophy, prepare yourself from the very first to be laughed at, to be sneered by the multitude, to hear them say, "He is returned to us a philosopher all at once," and "Whence this supercilious look?" Now, for your part, don't have a supercilious look indeed; but keep steadily to those things which appear best to you as one appointed by God to this station. For remember that, if you adhere to the same point, those very persons who at first ridiculed will afterwards admire you. But if you are conquered by them, you will incur a double ridicule.

Epictetus (Enchiridion)

Penafsiran Modern

Bayangkan situasi yang mungkin terjadi. Saat mulai mengubah kebiasaan, kita mungkin diejek atau dianggap sok berbeda. Tidak semua orang akan memahami alasan kita, dan kita tidak bisa memaksa mereka mengerti.

Epictetus tidak menyarankan kita membalas dengan sikap sok lebih baik. Tetap rendah hati dan lanjutkan latihan tanpa terlalu sibuk menjelaskannya.

Jika latihan filosofimu bergantung pada pujian, ia akan rapuh. Jika bergantung pada integritas, ia akan lebih tahan terhadap ujian.

Kemajuan lebih terlihat dari perilaku yang konsisten daripada dari usaha untuk tampak bijak.

Contoh Praktik

Bayangkan situasi yang mungkin terjadi. Kamu mulai mengurangi gosip, lebih disiplin, dan menjaga batas sehat. Sebagian teman mengejekmu "sok bijak".

Kamu tidak perlu memberi ceramah balasan. Cukup jawab seperlunya dan lanjutkan kebiasaan yang memang kamu anggap baik.

Pertanyaan Refleksi

Kebiasaan baik apa yang pernah kamu tinggalkan karena takut terlihat aneh di depan orang lain?