Dahulukan keadilan daripada keinginan
Prinsip 36 dari Enchiridion
Pertimbangkan hubungan, bukan hanya keinginan pribadi. Hal yang memuaskan diri sendiri belum tentu adil bagi orang lain dalam situasi yang sama.
Teks Asli
As the proposition, "Either it is day or it is night," is extremely proper for a disjunctive argument, but quite improper in a conjunctive one, so, at a feast, to choose the largest share is very suitable to the bodily appetite, but utterly inconsistent with the social spirit of an entertainment. When you eat with another, then, remember not only the value of those things which are set before you to the body, but the value of that behavior which ought to be observed towards the person who gives the entertainment.
Penafsiran Modern
Epictetus mengingatkan, konteks menentukan kepantasan tindakan. Apa yang memuaskan selera pribadi bisa saja merusak keadilan dalam kebersamaan.
Epictetus mengajak kita menahan diri dan menghormati orang lain, bukan sekadar mengejar keuntungan bagi diri sendiri.
Prinsip ini berlaku jauh melampaui meja makan: perhatian, pengakuan, dan kesempatan juga perlu dibagi secara adil.
Kebiasaan mengambil porsi terbesar mungkin memberi keuntungan sesaat, tetapi bisa merusak kepercayaan. Karena itu, pertimbangkan bukan hanya apa yang menguntungkan diri sendiri, tetapi juga apa yang adil bagi orang lain.
Contoh Praktik
Contohnya bisa muncul dalam keadaan sehari-hari. Dalam proyek tim, kamu bisa mengambil porsi pujian paling besar karena peranmu paling terlihat.
Akui kontribusi semua pihak secara adil. Kamu tetap menghargai kerja sendiri, tetapi tanpa mengorbankan kepercayaan bersama.
Pertanyaan Refleksi
Dalam situasi bersama apa kamu paling sering tergoda mengambil lebih dari bagianmu?