Kenali kemajuan yang nyata
Prinsip 48 dari Enchiridion
Biasanya bentuknya lebih sunyi dari dugaan kita. Kemajuan sering terlihat dari berkurangnya alasan, reaksi defensif yang melambat, dan pengamatan diri yang lebih jujur.
Teks Asli
The condition and characteristic of a vulgar person, is, that he never expects either benefit or hurt from himself, but from externals. The condition and characteristic of a philosopher is, that he expects all hurt and benefit from himself. The marks of a proficient are, that he censures no one, praises no one, blames no one, accuses no one, says nothing concerning himself as being anybody, or knowing anything: when he is, in any instance, hindered or restrained, he accuses himself; and, if he is praised, he secretly laughs at the person who praises him; and, if he is censured, he makes no defense. But he goes about with the caution of sick or injured people, dreading to move anything that is set right, before it is perfectly fixed. He suppresses all desire in himself; he transfers his aversion to those things only which thwart the proper use of our own faculty of choice; the exertion of his active powers towards anything is very gentle; if he appears stupid or ignorant, he does not care, and, in a word, he watches himself as an enemy, and one in ambush.
Penafsiran Modern
Contohnya bisa muncul dalam keadaan sehari-hari. Bagi Epictetus, kematangan terlihat dari tempat kita menaruh sebab. Orang yang belum terlatih cenderung menyalahkan hal di luar dirinya. Seorang filsuf terlebih dahulu melihat pada penilaian dan pilihannya sendiri.
Tanda kemajuan antara lain: lebih sedikit menyalahkan orang lain, lebih sedikit pamer, lebih sedikit bersikap defensif, dan lebih banyak melakukan pengamatan jujur terhadap diri sendiri.
Kemajuan sering terlihat lewat hal sederhana: alasan yang berkurang, dorongan membela diri yang tidak secepat dulu, dan kesediaan memperbaiki kesalahan sendiri.
Stoisisme bukan kebencian terhadap diri, melainkan kemampuan mengatur diri. Kita mengamati diri bukan untuk menghukum, tetapi agar karakter tidak dikuasai ego dan dorongan sesaat.
Contoh Praktik
Contohnya bisa muncul dalam keadaan sehari-hari. Saat dikritik, pola lama mungkin membela diri dan menyalahkan keadaan.
Tanyakan terlebih dahulu, "Bagian mana yang bisa kuperbaiki?" Ambil yang berguna dari kritik itu, lakukan satu perbaikan nyata, lalu lanjutkan langkahmu.
Pertanyaan Refleksi
Kalau melihat beberapa minggu terakhir, tanda kemajuan apa yang sudah tampak dan bagian mana yang masih sering membuatmu tersandung?