Lewati ke konten utama

Ambil bagianmu dengan sabar

Prinsip 15 dari Enchiridion

Tidak semua kesempatan harus direbut. Dalam jamuan hidup, ambil bagian yang wajar dan tunggu saat giliranmu belum tiba.

Teks Asli

Remember that you must behave in life as at a dinner party. Is anything brought around to you? Put out your hand and take your share with moderation. Does it pass by you? Don't stop it. Is it not yet come? Don't stretch your desire towards it, but wait till it reaches you. Do this with regard to children, to a wife, to public posts, to riches, and you will eventually be a worthy partner of the feasts of the gods. And if you don't even take the things which are set before you, but are able even to reject them, then you will not only be a partner at the feasts of the gods, but also of their empire. For, by doing this, Diogenes, Heraclitus and others like them, deservedly became, and were called, divine.

Epictetus (Enchiridion)

Penafsiran Modern

Epictetus mengibaratkan hidup seperti jamuan makan. Saat hidangan datang, ambil bagian dengan wajar. Kalau belum sampai, tunggu. Kalau sudah lewat, tidak perlu mengejarnya dengan panik.

Gambaran ini juga berlaku untuk jabatan, kekayaan, dan kesempatan lain. Kita masih boleh berusaha, tetapi tidak perlu memperlakukan setiap peluang sebagai sesuatu yang wajib direbut. Tidak mendapatkan bagian kali ini juga bukan bukti bahwa nilai diri kita berkurang.

Contoh Praktik

Salah satu contohnya begini. Ada promosi di kantor. Kamu mempersiapkan diri dan melamar, tetapi orang lain yang terpilih. Akui kekecewaan itu, lalu kembali pada tanggung jawabmu sendiri.

Kamu terus meningkatkan kemampuan, menjaga sikap adil, dan tidak menjadikan status sebagai ukuran nilai diri.

Pertanyaan Refleksi

Di bagian hidup mana kamu sedang terburu-buru merebut sesuatu? Apa yang terjadi kalau kamu tetap berusaha tanpa memaksakan hasilnya?